Malam ini untuk pertama kalinya, dia merasa ingin semalaman terjaga. Malam ini juga baginya, dia ingin menangis keras tanpa alasan yang jelas. Malam ini dia tidur lebih larut dari biasa. Memikirkan banyak hal yang seketika luber di kepala. Prasangka-prasangka buruk tumpah seperti air bah, tak terbendung sudah. Tapi apa yang sebenarnya menyakitkan? Dan bagian mana yang menjadi sumber kesakitan? Yang menjadi masalah hanya satu, dia tidak tahu. Dia menarik napas dalam-dalam. Lantas terisak dalam diam. Merasakan sekujur hatinya lebam. 22.50 19 April 2016 p.s. dia bukan aku.
— 𝒃𝒆𝒓𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒍𝒆𝒘𝒂𝒕 𝒂𝒌𝒔𝒂𝒓𝒂