siang ini cuaca menyengat. lalu tiba-tiba aku teringat. ingatan yang tumpah seperti hujan. yang memang seringkali datang tanpa undangan. siang ini masih menyengat. lalu tiba-tiba aku teringat. kamu yang datang bersimbah keringat. kemudian kita hanya bercakap beberapa kalimat. siang ini semakin menyengat. karena aku yang tiba-tiba teringat. tentang ini dan itu yang ada pada kamu. tentang bagaimana aku dan kamu dulu. seharusnya kubuang saja ingatan itu. aku benci bahwa aku pernah sebahagia itu di dekatmu. dan aku rindu. bagaimana jika kita bertemu? n.a. P.s.: dikhususkan kepada temanku yang sedang berdamai dengan rindu.
— 𝒃𝒆𝒓𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒍𝒆𝒘𝒂𝒕 𝒂𝒌𝒔𝒂𝒓𝒂