Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

Ingatan

siang ini cuaca menyengat. lalu tiba-tiba aku teringat. ingatan yang tumpah seperti hujan. yang memang seringkali datang tanpa undangan. siang ini masih menyengat. lalu tiba-tiba aku teringat. kamu yang datang bersimbah keringat. kemudian kita hanya bercakap beberapa kalimat. siang ini semakin menyengat. karena aku yang tiba-tiba teringat. tentang ini dan itu yang ada pada kamu. tentang bagaimana aku dan kamu dulu. seharusnya kubuang saja ingatan itu. aku benci bahwa aku pernah sebahagia itu di dekatmu. dan aku rindu. bagaimana jika kita bertemu? n.a. P.s.: dikhususkan kepada temanku yang sedang berdamai dengan rindu.

Kekasih Sang Malam

Dia terduduk di lantai pualam. Bibirnya bungkam. Karena ia sedang menangis dalam diam. Kejahatan apa yang baru saja dia lakukan? Dialah penjahat tercerdik di seluruh kota. Hanya orang-orang tertentu yang dapat menemuinya. Dialah orang yang paling diburu. Sebut julukannya, maka orang-orang akan sembunyi di balik pintu. Dialah penjahat yang disebut-sebut sebagai jelmaan hantu. Identitas aslinya tidak ada yang tahu. Tapi lihatlah malam ini. Dengan ringan ia menyerahkan diri. Siapa orang ini? Mengapa dia mengaku sebagai penjahat tercerdik abad ini? Berita ini akan segera terdengar di mana-mana esok hari. Identitas orang paling diburu telah diketahui . Dia seorang mahasiswi berprestasi. Yang tidak disangka memiliki hobi keji. Begitulah headline berita pagi ini. Dia telah berada di balik jeruji besi. Masa bodo dengan ancaman hukuman mati, masih terngiang kejadian malam tadi. Saat dia bergegas pulang kemudian menyerahkan diri. Orang yang semalam menjadi sasaran berikutn...

Jawabanku

Kau pernah bertanya padaku. Apakah aku akan rindu? Sebenarnya kusudah punya jawaban sedari dulu. Tapi aku pura-pura saja tidak tahu. Sekarang akan kuberi tahu. Meski jawabanku tetap sama seperti hari itu. Ya, tentu. - Juli, 2016 Sedang rindu.