Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2018

Ketakutan

Dia terlalu takut mendengar hal yang sejujurnya ingin dia dengar darimu. Pun dia tidak ingin membuka lembaran yang telah lalu. Jadi dia hanya tenggelam dalam pikiran yang sia-sia. Kamu tidak pernah bercerita tentang hal itu kepadanya. Dia justru mendengarnya dari orang asing. Tetapi kalimat ini menamparnya, memangnya dia siapa? Berkali-kali gadis itu merenungkan kalimat tersebut. Benar, dia bukan siapa-siapa bagimu. Tetapi kamu telah memberinya harapan yang membuatnya berhak tahu segala tentang kamu. Lalu kamu kembali membuatnya bertanya, memangnya dia siapa? Tidak ada yang bisa menjelaskannya dengan baik selain kamu. Mungkin kamu masih menginginkan selain dia. Mungkin juga dia tidak bisa membuatmu berpaling. Atau mungkin keberadaannya hanya sebagai teman saat kamu butuh saja. Prasangka-prasangka itu telanjur membunuhnya. Membunuh segala kepercayaan yang ia tanam dengan susah payah. Dia tidak ingin lagi. Sungguh tidak ingin jika itu bukan kamu. Tetapi ia membuka hati se...