Langsung ke konten utama

Kamu Berbeda

Kamu berbeda.
Meski kamu mengelak, bagiku kamu tetap berbeda.

Hari ini kita bertemu.
Walau disengaja, aku tetap merasa malu.
Terlebih saat kamu duduk di depanku,
lantas memesan kopi kesukaanmu.

Kamu berbeda.
Biasanya kamu memakai kaos pendek biasa,
namun kali ini rapi dengan kemeja.

Beberapa kali mata kita bertemu.
Dengan cepat kualihkan pandanganku agar kamu tidak tahu
bahwa aku masih tersipu.

Rasanya baru kemarin malam,
kita saling melambaikan tangan.
Merasa tidak sanggup melanjutkan
dan tertatih mencari pegangan.

Rasanya baru kemarin malam,
aku merasa begitu kehilangan.
Lalu menyimpan rapi seluruh kenangan
bersama air mata yang tidak tertahan.

Kamu berbeda.
Waktu yang berlalu mengubah segala.
Meski begitu, saat kamu menanya kabar.
Dadaku masih berdebar.

Kemudian kamu berkata bahwa aku masih sama, menulis seperti biasa.
Tentu saja, aku masih sama.

Sebab aku masih dengan penaku, sementara kamu kini dengan wanita itu,
yang duduk di sebelahmu,
dan tersenyum sebagaimana aku dulu.

n.a.
Oktober, 2018.

Komentar

Posting Komentar