Maaf jika gentar masih sukar pergi.
Sebab aku hidup kembali
dalam lingkaran filantropi,
ketika kehilangan membunuhku belum lama ini,
dengan sekali tebas tanpa permisi.
Aku akan benar-benar mati
jika ia membunuhku lagi.
Karenanya seringkali gentar menyergap,
ketika aku terlelap.
Barangkali sesuatu yang gemerlap,
mendadak membuatmu lenyap.
Maaf jika gentar masih sukar pergi.
Kukira kamu amat mengerti.
Bahwa tidak mudah mengukuhkan hati,
hingga sampai sejauh ini.
n.a.
Desember, 2017.
Komentar
Posting Komentar